26.3 C
Jakarta
Wednesday, July 17, 2024

Waspada Terhadap Pencurian Uang Melalui Scan QR Code, Masyarakat Diingatkan

Pengguna transaksi QR Code atau Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) diminta tetap waspada dan berhati-hati ketika melakukan transaksi, terutama di lokasi-lokasi yang tidak resmi.

Pasalnya, menurut Chairman Indonesia Cyber Security Forum, Ardi Sutedja, transaksi pembayaran menggunakan QR Code memiliki risiko tinggi dibobol hacker. Sehingga, masyarakat wajib tetap waspada ketika melakukan transaksi menggunakan QR Code.

Belum lama ini, viral di media sosial seorang nasabah BCA yang kehilangan uang Rp68,5 juta dari rekening tabungannya melalui transaksi QRIS. Padahal, ia merasa tidak melakukan transaksi tersebut.

Meski belum ada bukti konkrit hal itu berkaitan dengan keamanan QR Code. Namun, menurutnya efisiensi QR Code juga bisa menjadi kelemahan tersendiri untuk pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sebagai contoh, QR Code di Whatsapp dapat dengan mudah disalin dengan handphone orang lain, memungkinkan untuk memantau kegiatan orang lain melalui QR Code, bahkan melakukan sadap.

Ia berharap, perbankan bisa memberikan edukasi dan literasi kepada nasabah agar kejadian serupa tidak terulang.

Kasus peretasan dengan menggunakan QR Code juga pernah terjadi di luar negeri dan dikenal dengan istilah QRishing. Sebagai contoh, di Singapura, seorang wanita berusia 60 tahun kehilangan US$20.000 setelah memindai kode QR di gerai Bubble Tea.

QR Code tersebut sebenarnya dikira hanya survei, namun ternyata terdapat malware di balik kode QR yang dapat menguasai perangkat korban dan menguras rekening yang dimilikinya.

https://www.suara.com/bisnis/2023/11/19/170545/masyarakat-diminta-waspada-pencurian-uang-melalui-scan-qr-code

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

berita terbaru