32 C
Jakarta
Sunday, July 14, 2024

Dana yang dihabiskan Israel hampir 20 kali lipat dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI Jakarta jika Konflik Gaza Terus Berlanjut

Penjajahan Israel ke Jalur Gaza, Palestina belum berakhir. Padahal, biaya perang Israel juga tidak sedikit. Kalkulasi terakhir yang dirilis oleh Bussiness Record, Israel telah merogoh kocek USD 51 miliar atau sekitar 795 triliun untuk melancarkan perang.

Jumlah itu hampir 20 kali lipat dari pos pendapatan asli daerah (PAD) terealisasi DKI Jakarta yang berada di angka Rp 45,6 triliun.

Untuk informasi, nominal itu juga setara dengan sepersepuluh produk domestik bruto (PDB) negara tersebut. Perhitungan ini merupakan prediksi jika perang berlangsung delapan bulan hingga satu tahun.

Belum dihitung warga Israel yang dikenakan wajib militer sebagai imbas dari peperangan. Seperti diketahui, sejak awal peperangan, Israel menyerukan kepada seluruh warga negaranya untuk pulang demi menyokong peperangan.

Kendati tidak menyebutkan angka pastinya, pemerintah Israel menolak perhitungan tersebut. Namun, mereka juga tidak mengkonfirmasi apakah biaya perang lebih bannyak atau lebih sedikit dari angka tersebut, sementara perang masih terus berkecamuk sejak awal Oktober 2023.

Menteri Pusaka Israel, Amichai Eliyahu secara mengejutkan mengatakan adanya kemungkinan menjatuhkan bom nuklir di Gaza. Tidak hanya itu, Amichai Eliyahu juga menolak adanya bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza Palestina, dengan mengatakan bahwa Israel tidak akan memberikan bantuan kemanusiaan kepada “Nazi”.

Pernyataan yang ia sampaikan pada Minggu (6/11/2023) kemarin itu membuat dirinya kini disorot berbagai pihak. Terlebih ia mengklaim bahwa tidak ada korban sipil wilayah Gaza. Menurutnya, penduduk Palestina memiliki pilihan untuk pergi ke Irlandia atau gurun, dan bahwa “monster” di Gaza harus menemukan solusinya sendiri. Eliyahu menambahkan, siapapun yang mengibarkan bendera Palestina atau Hamas tidak boleh terus hidup di muka bumi.

Usai pernyataan kontroversial itu, pemimpin oposisi Yair Lapid menyerukan pemecatan Eliyahu atas pernyataannya yang dianggap mengejutkan dan tidak bertanggung jawab. Melansir dari Anadolu, pernyataan tersebut merugikan keluarga korban penculikan, merugikan masyarakat Israel, dan merugikan kedudukan internasional mereka. Dia juga menekankan bahwa Perdana Menteri Netanyahu seharusnya memecat menterinya tersebut secepatnya.

Sementara itu, aksi untuk mendukung kemerdekaan Palestina terus datang dari seluruh dunia. Di Indonesia, beberapa figur publik seperti Najwa Shihab, Mulan Jameela, dan Rebecca Klopper ikut turun aksi di Monas untuk mendukung kebebasan Palestina dan penghentian perang.

Beberapa brand fashion besar juga menyatakan dukungannya terhadap Palestina seperti Vanilla Hijab, Buttonscraf, Mandjha Ivan Gunawan, dan Black Id Clothing, Brand terakhir ini secara khusus memproduksi kaus bergambar semangka dan bendera Palestina sebagai bentuk dukungan.

Kontributor: Nadia Lutfiana Mawarni

https://www.suara.com/bisnis/2023/11/06/153421/israel-habiskan-uang-hampir-20-kali-pad-dki-jakarta-jika-perang-gaza-terus-berlanjut

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

berita terbaru